Connect with us

Bisnis

Industri Keramik, Ladang Cuan Ekonomi Kreatif Baru Indonesia

Published

on

Industri keramik

Ada tiga subsektor yang diusung Pemerintah Indonesia dalam program ekonomi kreatif. Ketiganya adalah fesyen, kriya, dan kuliner. Ketiganya memiliki kontribusi terbesar untuk Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia.

Salah satu produk yang berada di bawah naungan subsektor kriya adalah produk keramik. Para perajin keramik di Indonesia banyak yang menjadi anggota ASAKI (Asosiasi Aneka Industri Keramik Indonesia).

ASAKI pertama kali didirikan pada 17 November 1972, yang kemudian berbadan hukum pada 30 April 1993. ASAKI Meliputi empat bidang industri keramik yaitu: tile, tableware, sanitary, roof tile, dan pemasok bahan baku dan mesin.

Baca Juga:

  1. Pulang dari Rumah Sakit, Tukul Jalani Fisioterapi
  2. Ikuti Tren, Kepolisian Mumbai Bikin Iklan Layanan Masyarakat Pakai Boneka Squid Game
  3. Rachel Vennya Bakal Dijadikan Duta Covid-19, Satgas: Itu Tak Benar!

ASAKI memaparkan bahwa dari 4 bidang industri keramik tersebut, bidang saniter dan tableware merupakan bidang yang memiliki potensi tinggi sebagai produk ekspor. Untuk produk bidang saniter misalnya, ASAKI menyebutkan bahwa 25 persen dari produksi keramik saniter diekspor ke negara-negara di ASEAN, Jepang, Australia, dan Amerika.

“Sebagian besar merek produk ini sudah dikenal masyarakat seperti merek TOTO dan American Standard yang memproduksi kloset, wastafel, urinal dll. Kapasitas produksi sekitar 5.6 juta pcs/tahun.

Sebagian besar kebutuhan dalam negeri sudah dapat dipenuhi produsen kita. Keramik saniter, 75 persen dipergunakan pasar lokal, sedangkan ekspor kira-kira 25 persen dengan tujuan negara ekspor terbesar Amerika, Jepang, Australia, dan ASEAN”, dikutip dari laman resmi ASAKI.

Hal itu yang membuat Kementerian Perindustrian memprediksi bahwa industri keramik akan terus mengilap karena Indonesia memiliki ketersediaan bahan baku dan sumber energi gas yang melimpah.

Selain itu, Indonesia juga didukung dengan deposit tambang sebagai bahan baku keramik yang cukup besar dan tersebar di berbagai daerah seperti ball clay, feldspar, dan zircon, maupun ketersediaan energi gas yang melimpah sebagai bahan bakar proses produksinya.

Industri keramik

“Selama 30 tahun terakhir, perkembangan industri keramik nasional menjadi salah satu industri unggulan dalam negeri dan prospek industri keramik nasional memiliki peluang cukup besar untuk jangka waktu yang cukup panjang,” ujar Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Industri (BPPI) Kemenperin Haris Munanda.

pada 2014 industri keramik Indonesia memiliki kapasitas 1,8 juta m2/hari dan produksi 1,6 juta m2/hari. Hasil produksi 87% diserap pasar lokal dan 13%diekspor. Nilai penjualan industri keramik mencapai Rp 30 triliun dan diproyeksikan pada tahun 2015 mencapai Rp 36 triliun. Saat ini produsen keramik lantai dan dinding berjumlah 35 perusahaan dengan jumlah pabrik keseluruhan 95 unit Secara keseluruhan industri keramik mampu menyerap tenaga kerja sebanyak 200.000 orang.

“Industri keramik nasional masih berpeluang untuk dikembangkan, mengingat konsumsi keramik perkapita yang masih rendah sekitar 1 m2 dibandingkan negara-negara ASEAN lainnya sudah di atas 2m2,” kata Haris. Bahkan, dengan jumlah penduduk 250 juta serta didukung prospek pembangunan properti dan konstruksi di Indonesia, peluang pasar itu diharapkan dapat dimanfaatkan dengan baik.

“Dalam rangka menyambut Masyarakat Ekonomi ASEAN dan globalisasi tahun 2015, Pemerintah terus berupaya meningkatkan daya saing di beberapa sektor industri termasuk salah satunya adalah industri keramik,” tegas Haris. Pemerintah juga terus berupaya mengembangkan industri keramik nasional dengan melakukan pengembangan kemampuan SDM di bidang desain dan rekayasa produk.

Selama ini Kementerian Perindustrian telah melakukan beberapa langkah strategis dalam upaya pengembangan industri keramik nasional, antara lain: meningkatkan program peningkatan penggunaan produk dalam negeri (P3DN) dan pengawasan pelaksanaan standar nasional Indonesia (SNI) wajib bagi keramik yang beredar di pasar dalam negeri.

“Dalam kesempatan ini, saya menaruh harapan besar Kepada Asosiasi Aneka Keramik Indonesia (ASAKI) agar dapat membantu dalam meningkatican pangsa pasar produk keramik nasional yang berkualitas dan inovatif, baik di tingkat nasional maupun internasional, sebagaijalan untuk membawa industri keramik nasional bersaing di pasar global,” papar Haris.

Sementara itu, Balai Besar Keramik (BBK) Bandung memiliki peran strategis dalam menjawab peluang dan tantangan guna pengembangan industri keramik nasional melalui kegiatan litbang teknologi, serta pelayanan jasa teknis industri berupa bimbingan teknis serta pengujian terhadap mutu produk keramik. “Selain itu BBK juga senantiasa melakukan inovasi, terhadap bahan baku/penolong, proses, teknologi dan desain produk yang melahirkan ide-ide baru/cemerlang yang mampu meningkatkan kualitas dan mutu produk keramik,” tuturnya.

Kerjasama penelitian dan pelayanan jasa teknis yang dilakukan oleh BBK dengan industri keramik nasional telah membuahkan berbagai hasil yang dapat diaplikasikan langsung oleh industri keramik nasional, mulai dari pengendalian mutu bahan baku, produk (standarisasi, kalibrasi dan sertifikasi), peningkatan efisiensi di dalam proses produksi, pengendalian lingkungan (internal dan eksternal), serta pembangunan dan pengembangan kapasitas industri (produk dan sumberdaya manusia).

Haris juga mengingatkan, tantangan ke depan akan semakin berat. Mau tidak mau kemandirian dan daya saing industri nasional harus ditingkatkan agar industri dapat terus tumbuh dan dapatdiandalkan untuk

mewujudkan ekonomi nasional yang tangguh. Pen-capaian tersebut dapat direalisasikan apabila didukung dengan program dan kegiatan litbang yang terarah sesuai dengan kebutuhan, berkualitas tinggi serta bertumpu pada dan sekaligus mendayagunakan potensi/keunggulan dalam negeri.

Oleh karena itu, diperlukan peningkatan kualitas dan efektifitas litbang dengan mengupayakan: (1) penelitian yang bukan sekedar untuk memenuhi angka kredit tapi juga untuk memberikan solusi bagi persoalan di industri, (2) peningkatan koordinasi dan kerjasama yang sinergi diantara berbagai institusi litbang, dan (3) keterbukaan dunia usaha untuk bekerja sama dengan institusi penelitian. Saya percaya acara ini merupakan salah satu bentuk dari upaya tersebut.

Industri Keramik

Haris mengharapkan terjalinnya hubungan kemitraan yang saling menguntungkan antara masyarakat industri keramik dengan Balai Besar Keramik dan Lembaga Litbang lainnya, sehingga menjadi suatu kekuatan yang mampu memecahkan dan menjawab berbagai tantangan dan permasalahan, terutama dalam mendukung pengembangan industri keramik nasional.

Setiap tahunnya, nilai impor keramik yang dilakukan Indonesia selalu lebih banyak ketimbang nilai ekspor keramik, hal tersebut juga terjadi di masa pandemi di saat berbagai wilayah membatasi akses mobilitas.

Menjadi bagian dari subsektor kriya, industri keramik diharapkan dapat kembali bangkit dan tidak kalah di pasar global mengingat Secara kapasitas dan kemampuan, industri keramik Indonesia telah mampu memenuhi kebutuhan nasional. Namun, juga terus mendorong pemanfaatan teknologi modern guna menciptakan produk yang inovatif dan kompetitif.

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bisnis

Kredit UMKM Terus Tumbuh, BRI Andalkan Ultra Mikro Sebagai Sumber Pertumbuhan Baru

Published

on

Kredit UMKM Terus Tumbuh, BRI Andalkan Ultra Mikro Sebagai Sumber Pertumbuhan Baru /BRI

Dengan semakin pulihnya kondisi perekonomian akibat melandainya jumlah masyarakat yang terpapar Covid-19, juga diikuti dengan perbaikan kredit perbankan nasional. 

Hal ini didorong oleh permintaan dan penawaran kredit yang semakin meningkat. Hal ini juga tercermin dari paparan Bank Indonesia yang mencatat pertumbuhan kredit perbankan yang semakin membaik atau tumbuh 3,24% year on year (yoy) pada Oktober 2021.

Hal senada juga diungkapkan oleh salah satu bank terbesar tanah air, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. atau BRI yang optimistis dengan pertumbuhan kredit yang akan semakin membaik ke depan, mengingat saat ini kondisi perekonomian tengah berangsur normal akibat melandainya pandemi. 

Baca Juga :

  1. Deteksi Mutasi Ketiga Covid-19, Sri Lanka Temukan Sub-garis Keturunan Baru dari Varian Delta
  2. Hadirkan Urban Garden, Summarecon Mall Serpong Gelar Ajarkan Bercocok Tanam
  3. Virus Corona Menyebar Secepat Kilat, Prancis Bersiap Hadapi Gelombang Kelima Covid-19

“Hingga akhir tahun 2021 penyaluran kredit diproyeksikan mampu tumbuh sesuai target, yakni sebesar 6-7 persen yoy dengan kualitas kredit yang disalurkan terus membaik dan besaran kredit yang direstrukturisasi secara konsisten menunjukkan penurunan,” ucap Direktur Utama BRI, Sunarso. 

Pencapaian tersebut diproyeksikan lebih baik dibandingkan capaian semester I 2021, dimana salah satu faktor penyebabnya yakni pada semester II ini BRI telah merampungkan proses holding ultra mikro yang diharapkan dapat menjadi sumber pertumbuhan baru bagi BRI . Bahkan pada tahun depan, BRI menargetkan pertumbuhan kredit yang lebih tinggi di kisaran 8%-10% yoy.

Hingga akhir kuartal III Tahun 2021,  BRI mampu mencatatkan kinerja yang sehat dan kuat. Sinyal positif kinerja konsolidasian BRI tercermin dari penyaluran kredit sebesar Rp.1.026,42 triliun atau tumbuh 9,74% year on year (yoy), dimana angka ini jauh lebih tinggi dibandingkan Pertumbuhan kredit  perbankan nasional.

Sunarso mengungkapkan, salah satu faktor utama penopang pertumbuhan kredit  konsolidasian BRI yakni penyaluran kredit segmen UMKM yang tumbuh 12,50% yoy atau mencapai Rp.848,60 triliun pada akhir September 2021. 

Capaian tersebut membuat proporsi kredit UMKM dibanding total kredit BRI pun meningkat dari semula 80,65% pada akhir September 2020 menjadi 82,67% pada akhir September 2021.

Penyaluran kredit mikro menjadi motor pertumbuhan kredit BRI , dimana kredit  MIKRO tumbuh sekitar 38,5% yoy menjadi Rp455.241 triliun. Capaian kredit  MIKRO BRI sepanjang Januari-September tersebut berkontribusi sekitar 44,76% terhadap total portofolio kredit BRI. Persentase kontribusi tersebut meningkat jika dibandingkan dengan kurun waktu yang sama pada 2020. Pada kuartal ketiga 2020 porsi kredit MIKRO BRI  sekitar 35,15%.

Pencapaian ini semakin menegaskan, BRI sebagai pemimpin pasar di segmen mikro. BRI  pun memiliki 120 juta lebih nasabah di segmen tersebut dan dalam pengembangan bisnis mikronya, kinerja BRI ditopang oleh lebih dari 6.900 gerai mikro. 

Selain itu ada pula jejaring Agen BRILink yang jumlahnya mencapai lebih dari 470.000 agen dan juga didukung oleh lebih dari 27.000 Mantri BRI yang berperan sebagai micro financial advisor.

Ultra Mikro Sebagai Pertumbuhan Baru Masa Depan

Sunarso mengungkapkan bahwa peningkatan penyaluran kredit BRI tidak terlepas dari keberhasilan perseroan membentuk holding ekosistem ultra mikro . 

“Peningkatan penyaluran kredit tidak terlepas dari pembentukan sinergi di dalam Holding Ultra Mikro (Umi), bersama PT Pegadaian dan juga PT Permodalan Madani yang sekarang menjadi bagian dari BRI Group. Di samping karena pemulihan ekonomi akibat kian melandainya pandemi,” ujarnya menegaskan.

Sebelum PNM dan Pegadaian bergabung pihaknya telah berupaya menyasar segmen UMi yang memang potensinya sangat besar. Dengan bergabungnya Pegadaian dan PNM, hal itu diharapkan memperkuat langkah BRI untuk menggarap segmen ultra mikro  lebih besar lagi dan menjadikannya sebagai sumber pertumbuhan baru di masa depan.

Bahkan melalui holding diharapkan pelaku usaha di segmen tersebut mendapatkan layanan yang lebih mudah, semakin cepat, dan kian terjangkau. Dengan integrasi yang rampung pada September lalu, akan memberikan kolaborasi gerai sehingga lebih bisa dijangkau oleh masyarakat pelaku usaha ultra mikro . Dengan sinergi ini pun tentunya pelaku usaha UMi akan mendapat produk yang lebih variatif.

Sementara itu, Senior Faculty Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI) Trioksa Siahaan mengatakan, BRI akan semakin memaksimalkan kinerjanya di segmen mikro nasional dengan fokus pada pengembangan ekosistem usaha UMi nasional. Terlebih langkah itu diperkuat dengan hadirnya Holding UMi.

“BRI memiliki basis pasar mikro  yang luas. Kehadiran Holding UMi memaksimalkannya dengan cross selling dan pertukaran database nasabah potensial,” katanya.

Dia pun menyebut segmen mikro  merupakan segmen yang kerap mendapat perhatian dan insentif dari pemerintah serta erat bersentuhan dengan masyarakat kecil. Segmen ini mendapat stimulus untuk pemulihan kinerja yang cepat demi mengatrol pertumbuhan ekonomi. Hal itu pun mampu dimanfaatkan BRI dengan optimal. Pasalnya, dalam menghadapi krisis ekonomi karena pandemi, salah satu strategi BRI  adalah business follow stimulus.

“Secara umum, segmen mikro  pun masih tergolong dapat bertahan di tengah pandemi, dan bahkan terus diberi stimulus dan kemudahan dalam melakukan kegiatan usahanya,” tutupnya.

Continue Reading

Bisnis

Super Jet Air Terbang Perdana dengan Rute Jakarta-Bali

Published

on

Super Air Jet
Super Air Jet

Maskapai Super Air Jet secara resmi melakukan penerbangan perdananya pada Kamis (18/11/2021) menggunakan pesawat Airbus A320 yang menampung 180 penumpang. Rute perdana Super Air Jet adalah Jakarta menuju Bali dan sebaliknya.

Pesawat itu tiba pada pukul 18.39 Wita pada penerbangan perdananya dari Jakarta menuju Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali. Kemudian berangkat kembali dari Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali menuju Jakarta pukul 19.19 Wita.

“Saya ucapkan selamat datang buat Super Air Jet sebagai maskapai baru yang telah membuka rute perdana dari dan menuju ke Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali,” kata General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali Herry A.Y Sikado dalam keterangan resminya.

Baca Juga:

  1. Kerugian Lebih dari Rp2 Miliar, Perempuan Ditangkap atas Dugaan Arisan Online Palsu
  2. Video Nyanyi Tanpa Masker di Acara Nikahan Viral, Bupati Jember Minta Maaf
  3. Satlantas Polres Dairi Amankan 5 Motor Bising

Herry mengatakan, dibukanya rute penerbangan Jakarta ke Bali oleh Super Air Jet menambah jumlah maskapai yang beroperasi. Hal ini dapat memberikan pilihan yang lebih beragam kepada pengguna jasa transportasi udara melakukan penerbangan.

“Kami menyambut dengan antusias atas dibukanya rute perdana ini, melalui kegiatan inaugural flight agar dapat menjadi awal yang baik, membangkitkan kembali sektor aviasi serta mendorong peningkatan kunjungan wisatawan ke Pulau Dewata,” ucap Herry.

Konsep strategis penerbangan millenial yang diusung oleh Super Air Jet akan berjadwal setiap hari terbang di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali. Herry berharap ke depan maskapai dapat menambah lagi rute sesuai harapan konsumen.

“Kami terus membuka kesempatan pihak maskapai mengembangkan tren rute penerbangannya, untuk pemulihan ekonomi masyarakat di Pulau Bali akibat dampak dari pandemi Covid-19 yang terjadi,” terangnya.

Continue Reading

Bisnis

Facebook, Youtube, Zoom, Sampai Netflix Bayar Pajak ke Pemerintah Hingga Rp3,19 Triliun

Published

on

Youtube
Youtube

Pemerintah Indonesia tampaknya tak main-main dalam urusan pajak. Pemerintah terus menarik pajak dari perusahaan digital yang beroperasi di Tanah Air.

Pada akhir Oktober lalu, penerimaan pajak pertambahan nilai (PPN) di sektor digital mencapai angka Rp3,92 triliun. Hal itu diketahui dari catatan Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan.

Para pemungut PPN telah memungut dan menyetorkan PPN PMSE sebesar Rp 3,92 triliun ke kas negara. Jumlah penerimaan tersebut terdiri dari setoran tahun 2020 sebesar Rp 730 miliar dan setoran tahun 2021 sebesar Rp 3,19 triliun. Setoran tersebut berasal dari 65 pelaku usaha PMSE mulai dari Netflix, Google, Youtube hingga Shopee dan Tokopedia.

Baca Juga:

  1. Kerugian Lebih dari Rp2 Miliar, Perempuan Ditangkap atas Dugaan Arisan Online Palsu
  2. Video Nyanyi Tanpa Masker di Acara Nikahan Viral, Bupati Jember Minta Maaf
  3. Satlantas Polres Dairi Amankan 5 Motor Bising

Secara total hingga saat ini ada sebanyak 87 pelaku usaha PMSE yang telah ditunjuk oleh DJP untuk memungut PPN PMSE atas produk digital luar negeri yang dijual di Indonesia.

Penunjukan terbaru pemungut PPN PMSE ini dilakukan DJP pada bulan September 2021 lalu. DJP menunjuk empat pelaku usaha untuk turut memungut PPN PMSE yakni Chegg, Inc, NBA Properties,Inc, Activision Blizzard International B.V, dan Economist Digital Services Limited.

Pemungutan PPN PMSE ini merupakan bagian dari upaya pemerintah menciptakan keadilan dengan menjaga kesetaraan berusaha (level playing field) antara pelaku usaha konvensional dan digital sekaligus menambah pundi-pundi penerimaan negara.

Continue Reading

LATEST NEWS

COVID-19Update7 jam ago

Dukung Pemakaian Terbatas Obat Terapi Covid-19, FDA Tak Beri Rekomendasi untuk Wanita Hamil

Kekhawatiran tentang varian baru Omicron ‘berhasil’ mengguncang pasar keuangan hingga memicu keresahan terhadap kekuatan pemulihan ekonomi global ketika dunia tengah...

Nasional7 jam ago

Hari AIDS Sedunia Serukan Akses Kesehatan Merata untuk ODHA

Hari AIDS Sedunia atau World AIDS Day diperingati pada 1 Desember setiap tahunnya. Peringatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran pada...

Nasional7 jam ago

Komnas HAM Beberkan Hasil Penyelidikan Kasus Perundungan dan Pelecehan Seksual di KPI Pusat

Berdasarkan serangkaian hasil penyelidikan terhadap Peristiwa Perundungan dan Pelecehan Seksual di Lingkungan KPI Pusat, Komnas HAM menyimpulkan bahwa terdapat beberapa aspek dugaan pelanggaran HAM...

InfoDesa8 jam ago

Polres Ciamis Siapkan 5 Titik Pemeriksaan Jelang Nataru

Kepolisian Resor (Polres) Ciamis siagakan lima titik pemeriksaan (check point) di sepanjang jalur Ciamis dan Pangandaran. Selain pos pemeriksaan persyaratan perjalanan menjelang Natal...

Nasional8 jam ago

Disdik Jawa Barat Terbitkan Surat Edaran Jelang Natal dan Tahun Baru, Terdapat 5 Poin yang Harus Diperhatikan

Dinas Pendidikan Jawa Barat resmi mengeluarkan aturan terkait kegiatan Pendidikan 24 Desember hingga 2 Januari 2022. Untuk diketahui pada waktu tersebut...

Nasional8 jam ago

UMK Surabaya 2022 Tertinggi di Jawa Timur, Ini Besarannya

UMK Surabaya 2022 meningkat dari tahun sebelumnya 2021 dan menandakan bahwa Upah Minimun Kabupaten/Kota tertinggi di Jawa Timur. UMK Surabaya...

Showbiz8 jam ago

Lirik Lagu Back To December – Taylor Swift, Permintaan Maaf hingga Penyesalan di Bulan Desember

Memasuki bulan Desember, tak lengkap rasanya jika tidak mendengarkan lagu patah hati paling legendaris dari Taylor Swift, yaitu Back To December. Back...

Internasional8 jam ago

Indonesia Bebas Impor Beras Umum Selama Tahun 2021, Kemendag: Terakhir Kali 2018

Kementerian Perdagangan (kemendag) memberikan pernyataan terkait pemerintah yang tidak melakukan impor beras selama tahun 2021. Dituturkan Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad lutfi, ...

Showbiz8 jam ago

Kehebohan Raffi Ahmad dan Nagita Slavina Ungkap Wajah dan Nama Baby R

Raffi Ahmad dan Nagita Slavina dikaruniai anak kedua pada 26 November 2021. Melalui siaran di YouTube, keduanya mengungkap nama dan...

Nasional8 jam ago

Sah UMK 2022 Ikuti PP 36/2021, Kota Bekasi Paling Tinggi, Kota Banjar Paling Rendah

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil pada Selasa 30 November 2021 telah menetapkan besaran nilai UMK di Provinsi Jawa Barat melalui Keputusan Gubernur Jawa Barat Nomor: 561/...

COVID-19Update1 hari ago

Cegah Lonjakan Kasus Covid-19, Polda Jabar Siapkan Gerai Vaksin di Sejumlah Titik Pemeriksaan Saat Nataru

Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar) akan mempersiapkan langkah untuk mengantisipasi kenaikan kasus Covid-19 pada saat libur Natal dan Tahun Baru mendatang....

Sosial-Budaya1 hari ago

Candi Suku Karanganyar, Sekilas Mirip Piramida Suku Maya di Meksiko

Candi-candi di Indonesia umumnya memiliki stupa, seperti Candi Borobudur dan Prambanan. Namun, berbeda dengan Candi Sukuh yang berada di Kabupaten...

Nasional1 hari ago

Buronan Kasus Mutilasi Ojol di Bekasi Tertangkap, Polisi Ungkap Motifnya

Polisi kembali menangkap satu pelaku inisiap ER terkait kasus mutilasi terhadap driver ojek online (ojol) inisial RS. Tersangka yang sebelumnya menjadi buronan polisi...

Internasional1 hari ago

Krisis Kemanusiaan Makin Parah Sejak Taliban Berkuasa, PBB Bagikan Uang ke Keluarga Afghanistan

Program Pangan Dunia PBB telah mendistribusikan uang tunai di ibu kota Afghanistan kepada sekitar 3.000 keluarga yang terkena dampak krisis kemanusiaan pada...

Bandung1 hari ago

Antisipasi Kebakaran di Gedung Pencakar Langit, Personel Diskar PB Bandung Butuh Keterampilan Vertical Rescue

Merespons perkembangan pembangunan -terutama gedung tinggi- di Kota Bandung, Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB) Kota Bandung menyiapkan sejumlah personelnya untuk mengikuti pelatihan kemampuan...

Nasional1 hari ago

Mentri Sosial Risma Pastikan Satu Hal Saat Kunjungi Lokasi Banjir Bandang Garut

 Menteri Sosial (Mensos) RI,Tri Rismaharini, Senin 29 November 2021 mengunjungi lokasi banjir bandang di Kecamatan Sukawening, Garut, tepatnya di Kampung Ciloa, Desa Mekarwangi....

Regional1 hari ago

Polisi Ungkap Kronologi Kasus Mutilasi di Bekasi, Sebelum Dibunuh Korban Diajak Konsumsi Narkoba

Terkait korban mutilasi di Bekasi, Jawa Barat, sebelumnya pihak kepolisian telah mengamankan satu terduga pelaku dalam kasus itu. Kemudian dari hasil...

Regional1 hari ago

Pelaku Pembunuhan Istri di Cianjur Sempat Meminumkan Air Keras dan Lakban Mulut Korban

Terkait kasus penyiraman air keras oleh Warga Negara Asing (WNA) bernama Abdul Latief terhadap istri sirinya di Cianjur, Jawa Barat, polisi menyebut...

Advertisement
Advertisement

Trending